24 Februari 2012
269 comments

Musim Hujan, Waspadai Anak Sakit

Jumat, Februari 24, 2012
Bagi yang sudah memiliki anak, salah satu hal yang paling tidak mengenakkan adalah kala menjumpai sang buah hati sedang sakit. Terutama saat musim hujan seperti sekarang ini. Tanpa mengesampingkan risiko sakit juga bisa terjadi pada orang dewasa, fokus perlu lebih diberikan kepada anak. Ini karena anak, terlebih yang masih balita, belum bisa diajak berkomunikasi secara maksimal agar tidak jatuh sakit.

Sekarang ini saya sedang mengalami kejadian seperti itu. Baitar, anak kedua saya, sedang dirawat di rumah sakit karena terserang typhus. Tentu tak sampai hati melihat bocah yang masih berusia 1,5 tahun itu sudah harus terkena typhus. Belum lagi harus menerima suntikan tiga kali sehari, setelah minum obat.

Bagaimanapun, saya merasa lebih baik Baitar dirawat di rumah sakit daripada di rumah. Di rumah sakit, dia bisa mendapat perawatan intensif dan istirahat dengan lebih tenang, dibandingkan dengan kalau harus dirawat oleh pembantu saya di rumah. Belum lagi kalau terganggu oleh berisiknya Rasha, sang kakak :)

Apa yang dialami Baitar bukanlah yang satu-satunya. Saya merasa perlu untuk sharing ini ke teman-teman karena saat ini banyak sekali penyakit yang menyerang anak-anak. Tak usah jauh-jauh, di lingkungan kerja dan tempat tinggal saya, banyak anak yang ‘kompak’ jatuh sakit. Jadi, saya perlu mengingatkan teman-teman yang sudah memiliki anak agar selalu memantau kesehatan anaknya agar tidak jatuh sakit. Ini musim hujan, banyak sekali virus, bakteri, dan kuman bertebaran. Tiga tahun lalu, di bulan yang sama dengan sekarang ini, anak sulung saya juga terserang muntaber, dan harus dirawat di rumah sakit juga.

Untuk itu, tak ada salahnya saya sharing tentang tips menghindari penyakit saat musim hujan. Ini saya sarikan dari beberapa sumber:

Cuci tangan
Sebagian virus menyebar lewat kontak langsung. Perlu untuk mencuci tangan sesering mungkin menggunakan sabun.

Hindari menyentuh muka
Virus biasanya masuk ke tubuh melalui mata, hidung, atau mulut. Jadi usahakan jangan terlalu sering menyentuh bagian muka.

Konsumsi makanan yang mengandung phytochemical
Phytochemical adalah bahan kimia alami yang ada pada tumbuhan yang memberi vitamin pada makanan. Zat jenis ini terdapat pada buah dan sayuran segar berwarna hijau, merah, dan kuning gelap.

Minum banyak air putih
Air berfungsi mengangkat racun-racun yang ada dalam tubuh. Usahakan banyak minum air putih, selain mudah dan murah, juga menyehatkan.

Juga, jangan remehkan muntah dan diare. Saat musim hujan, selokan yang tersumbat biasanya meluap dan turut membawa parasit, cacing, dan amuba. Untuk itu mari kita membiasakan untuk menjaga kebersihan, dengan mencuci tangan dan kaki setelah berpergian, mengenakan alas kaki agar mencegah penyebaran kotoran atau parasit masuk melalui kulit, dan juga menghindari membeli makanan di sembarang tempat.

Demikian sharing saya. Semoga bermanfaat dan sehat selalu...


.

269 comments:

«Paling tua   ‹Lebih tua   1 – 200 dari 269   Lebih baru›   Terbaru»
«Paling tua ‹Lebih tua   1 – 200 dari 269   Lebih baru› Terbaru»

Poskan Komentar

 
Toggle Footer
Top