03 Mei 2009
125 comments

Mekanisme Perdagangan Menggunakan L/C dan SKBDN

Minggu, Mei 03, 2009
DALAM perdagangan, metode menggunakan sarana letter of credit (L/C) dan Surat Kredit berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) sering menjadi pilihan penjual dan pembeli. Mengapa? Tak lain karena adanya unsur jaminan pembayaran dari bank penerbit L/C atau SKBDN itu. Umumnya L/C atau SKBDN digunakan untuk membiayai sales contract antara penjual dan pembeli yang belum saling mengenal dengan baik.


Dengan L/C atau SKBDN, penjual merasa aman dengan adanya janji pembayaran dari bank penerbit L/C atau SKBDN (issuing bank) itu sepanjang penjual dapat menyerahkan dokumen yang sesuai dengan syarat L/C atau SKBDN (complying presentation).

Di lain pihak, pembeli juga begitu. Ia sebagai pihak pemohon L/C atau SKBDN juga merasa aman dengan adanya syarat penyerahan dokumen yang telah ditentukan dalam L/C atau SKBDN, karena banknya tidak akan melakukan pembayaran sebelum dokumen diterima olehnya.

L/C dan SKBDN sendiri diterbitkan oleh bank sebagai pelaksanaan klausul-klausul dalam sales contract yang telah disepakati penjual dan pembeli, yang pada dasarnya terdiri dari 4 faktor utama, yaitu: syarat barang (terms of goods), syarat penyerahan barang (terms of delivery), syarat pembayaran (terms of payment), dan dokumentasi.

Sesuai sifatnya, L/C atau SKBDN merupakan komitmen dari issuing bank yang TERPISAH dari sales contract. L/C atau SKBDN merupakan salah satu alternatif cara pembayaran dalam transaksi perdagangan yang paling ideal karena risiko penjual dan pembeli dapat dialihkan pada bank.


Mengapa L/C dan SKBDN?

Pada prinsipnya, L/C dan SKBDN itu sama. Uraian di atas adalah jawaban dari apa persamaan L/C dan SKBDN itu. Sedangkan perbedaan antara keduanya, pertama, lokasi penjual dan pembeli. L/C digunakan untuk transaksi perdagangan yang melibatkan penjual dan pembeli yang berada di negara yang berbeda. Sedangkan untuk SKBDN, mereka berada di wilayah domestik Indonesia.

Kedua, lalu lintas komoditas yang diperdagangkan. Jika barang yang diperdagangkan melewati batas kepabeanan negara lain, maka digunakanlah L/C. Jadi misalnya penjual dan pembeli sama-sama berlokasi di Indonesia, namun barangnya didatangkan dari Jepang, maka yang digunakan adalah L/C, bukan SKBDN. SKBDN digunakan jika barangnya asli dari Indonesia, atau dari luar negeri namun sudah masuk ke kepabeanan Indonesia.

Ketiga, acuan formal. Pelaksanaan L/C pada umumnya mengacu pada kebiasaan praktik perdagangan yang telah dibakukan oleh International Chamber of Commerce (ICC), yaitu Uniform Customs and Practice for Documentary Credit (UCPDC).

Pertama kali dipublikasikan pada 1933, UCPDC telah mengalami beberapa kali revisi sesuai perkembangan dan dinamika perdagangan internasional, yaitu tahun 1951, 1962, 1974, 1983 (dikenal dengan UCP 400), 1993 (UCP 500), dan pada 2006 dilakukan revisi keenam dengan terbitnya publikasi ICC No. 600 yang berlaku efektif tanggal 1 Juli 2007, yang dikenal dengan UCP 600 dan banyak digunakan sebagai acuan sekarang.

Sedangkan pelaksanaan SKBDN mengacu pada Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 5/6/PBI/2003 tanggal 2 Mei 2003 tentang Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN). Bagaimanapun, klausul dan teknis yang diatur dalam PBI di atas banyak mengadopsi klausul-klausul dalam UCPDC.

Lalu bagaimana dengan mekanisme L/C dan SKBDN itu sendiri? Berikut ini gambar alur dan prosedur pelaksanaan L/C dan SKBDN, mulai dari penerbitan hingga pembayaran.




Penjelasan mekanisme:


1. Penjual dan pembeli membuat sales contract. Salah satu syarat yang disepakati adalah pembayaran dilaksanakan dengan L/C atau SKBDN.

2. Atas dasar syarat pembayaran yang telah disepakati di dalam kontrak, maka pihak pembeli mengajukan permohonan penerbitan L/C atau SKBDN kepada Bank.

3. Issuing bank selanjutnya menerbitkan L/C atau SKBDN atas dasar permintaan pembeli sebagai Applicant untuk keuntungan penjual sebagai Beneficiary yang disampaikan melalui bank penerus (advising bank) di tempat penjual.

4. Advising bank menyampaikan asli L/C atau SKBDN kepada penjual (beneficiary) setelah dilakukan verifikasi atau autentikasi terhadap L/C atau SKBDN itu.

5. Setelah menerima L/C atau SKBDN dari advising bank, beneficiary melakukan pengiriman barang sesuai dengan syarat penyerahan barang (terms of delivery) yang disepakati di dalam sales contract, serta menyiapkan dokumen yang diminta oleh L/C atau SKBDN.

6. Beneficiary menyerahkan satu set dokumen yang disyaratkan L/C atau SKBDN kepada bank yang ditunjuk atau diberi kuasa (nominated bank) oleh issuing bank yang disebutkan dalam L/C atau SKBDN.

7. Berdasarkan penyerahan dokumen dari beneficiary, nominated bank selanjutnya melakukan pemeriksaan kesesuaian dokumen dengan syarat dan kondisi L/C atau SKBDN dan ketentuan yang berlaku. Jika dokumen telah memenuhi syarat complying presentation, maka nominated bank dapat memutuskan bertindak sebagai negotiating bank dengan melakukan pembayaran terlebih dahulu sepanjang L/C atau SKBDN mensyaratkan “by negotiation”.

8. Nominated bank meneruskan dokumen kepada issuing bank, terlepas apakah nominated bank telah membayar terlebih dahulu atau belum. Penerusan dokumen ke bank penerbit ini dalam rangka melakukan penagihan akseptasi, pembayaran, atau pembayaran kembali (reimbursement) dalam hal dokumen telah dinegosiasi.

9. Setelah menerima penerusan dokumen dari nominated bank, issuing bank melakukan pemeriksaan dokumen tersebut apakah memenuhi syarat complying presentation atau tidak. Jika dokumen dinyatakan clean, maka issuing bank wajib melakukan akseptasi, pembayaran, atau reimbursement kepada nominated/ negotiating bank. Namun jika terjadi penyimpangan pada dokumen terhadap syarat dan kondisi L/C atau SKBDN (discrepancy), maka issuing bank tidak wajib melakukan akseptasi, pembayaran, atau reimbursement. Yang dilakukan issuing bank adalah menghubungi Applicant sehubungan dengan kondisi dokumen yang discrepant tersebut, dan meminta penegasan Applicant apakah menerima adanya discrepancy tersebut atau menolak kondisi penyimpangan dokumen.

10. Issuing bank menyerahkan dokumen original kepada Applicant setelah ia menyelesaikan kewajiban dana pembayarannya. Selanjutnya, Applicant melakukan pengeluaran barang dari maskapai pelayaran dengan memenuhi kewajiban kepabeanan (import clearance).


Demikian gambaran tentang L/C dan SKBDN serta mekanismenya secara umum. Dalam praktiknya memang bisa lebih rumit dan spesifik. Namun, alur intinya tidak berubah dari gambaran di atas. Jika anda ada yang belum jelas atau anda mempunyai pengetahuan tentang perdagangan internasional, jangan ragu untuk berbagi… :)

125 comments:

  1. Thx infonya Mz. Edwin, tp mengenai menkanisme nmr 10.. bagaimana jika perusahaan pembeli membatalkan secara sepihak kontrak jual-beli dgn cara tidak melakukan pembayaran sekaligus membiarkan barang yg telah tiba di pelabuhan (melalaikan kewajibannya dgn cara tdk mengeluarkan barang tersebut dari maskapai pelayaran). Padahal barang telah tiba ditujuan sesuai dengan permintaan pembeli.


    Best Regard's

    Joko Hamdani
    024-7060.9694
    maspank@yahoo.com

    BalasHapus
  2. Thx infonya Mz. Edwin, tp mengenai mekanisme nmr 10.. bagaimana jika perusahaan pembeli membatalkan secara sepihak kontrak jual-beli dgn cara tidak melakukan pembayaran sekaligus membiarkan barang yg telah tiba di pelabuhan (melalaikan kewajibannya dgn cara tdk mengeluarkan barang tersebut dari maskapai pelayaran). Padahal barang telah tiba ditujuan sesuai dengan permintaan pembeli.

    BalasHapus
  3. Trims untuk responnya, Mas Joko. Apabila dokumen yang dikirimkan oleh eksportir (beneficiary) setelah diperiksa oleh issuing bank sesuai dengan yang disyaratkan dalam L/C (kondisi clean), maka importir WAJIB melakukan pembayaran. Hal itu sudah diatur tegas dalam UCPDC 600. Dan iapun harus mengeluarkan barangnya di pelabuhan.
    .
    Tidak ada alasan untuk tidak membayar. Importir sudah menyerahkan jaminan full cover saat membuka L/C. Jadi, dananya sudah dikuasai bank. Sehingga bank dengan mudah membayarkannya ke pihak eksportir. Seandainya importir membuka L/C dengan fasilitas tidak full cover, maka reputasinya akan jatuh di mata banknya sehingga fasilitas kreditnya secara umum bisa dicabut bank.
    .
    Reputasinya di mata bea cukai juga jatuh. Ini karena barangnya di pelabuhan statusnya adalah milik si importir. Jika ia menolak mengambil barang, maka untuk ke depannya bea cukai kemungkinan akan mem-black list-nya. Ini tentu merugikan si importir sendiri.
    .
    Lebih jauh, dalam mekanisme L.C, bank hanya berhubungan dengan dokumen, bukan dengan barang. Selama dokumen yang dikirimkan eksportir kondisinya clean, maka importir harus membayar.
    .
    Demikian penjelasan singkat saya. Jika ada yang Mas Joko ingin diskusikan lagi, saya dengan senang hati berbagi, sejauh yang saya bisa :-)
    .
    Trims
    Edwin

    BalasHapus
  4. Selamat malam bung Edwin Prasetio,

    Terima kasih atas artikel dan penjelasannya tentang LC dan SKBDN, hal ini membantu usaha saya.

    Di mana ya saya boleh mendapat info tentang syarat importir atau eksportir? Mungkin semacam pelatihan atau kursus kilat, jika ada info tentang hal ini saya mohon bantuannya.

    Kontak saya atau kirim email ke ekadaya58@gmail.com HP. +6281346475758
    Terima kasih, salam jaya.

    BalasHapus
  5. mekanisme yg patut ditiru para pedagang..

    BalasHapus
  6. Wibesite yang sangat Amazing, Artikel dan Tipsnya boleh dicoba. Semangat !!

    BalasHapus
  7. Menarik, sangat Menarik Artikel dan Tipsnya. boleh dicoba. salam sukses

    BalasHapus
  8. Saya senang membaca Info dan Artikel yang di buat di Wibesite ini. Patut dicoba. Salam Sukses selalu.

    BalasHapus
  9. Menarik, sangat Menarik Artikel dan Tipsnya. boleh dicoba. salam sukses

    BalasHapus
  10. Menarik, sangat Menarik Artikel dan Tipsnya. boleh dicoba. salam sukses

    BalasHapus
  11. Wibesite yang sangat Amazing, Artikel dan Tipsnya boleh dicoba. Semangat !!

    BalasHapus
  12. Wibesite yang sangat Amazing, Artikel dan Tipsnya boleh dicoba. Semangat !!

    BalasHapus
  13. cemerlang Postingan dan Infonya.boleh dicoba. ditunggu info berikutnya. Terimaksih

    BalasHapus
  14. cemerlang Postingan dan Infonya.boleh dicoba. ditunggu info berikutnya. Terimaksih

    BalasHapus
  15. Wibesite yang menarik di dalamnya banyak Artikel dan Tips yang mengandung Ilmu Pengetahuan, Harus dicoba.Terimakasih

    BalasHapus
  16. Wibesite yang menarik di dalamnya banyak Artikel dan Tips yang mengandung Ilmu Pengetahuan, Harus dicoba.Terimakasih

    BalasHapus
  17. Saya senang membaca Info dan Artikel yang di buat di Wibesite ini. Patut dicoba. Salam Sukses selalu.

    BalasHapus
  18. Saya senang membaca Info dan Artikel yang di buat di Wibesite ini. Patut dicoba. Salam Sukses selalu.

    BalasHapus
  19. Menarik, sangat Menarik Artikel dan Tipsnya. boleh dicoba. salam sukses

    BalasHapus
  20. Menarik, sangat Menarik Artikel dan Tipsnya. boleh dicoba. salam sukses

    BalasHapus
  21. Wibesite yang sangat Amazing, Artikel dan Tipsnya boleh dicoba. Semangat !!

    BalasHapus
  22. Wibesite yang sangat Amazing, Artikel dan Tipsnya boleh dicoba. Semangat !!

    BalasHapus
  23. Cemerlang Postingan dan Infonya.boleh dicoba. ditunggu info berikutnya. Terimaksih

    BalasHapus
  24. Cemerlang Postingan dan Infonya.boleh dicoba. ditunggu info berikutnya. Terimaksih

    BalasHapus
  25. Postingan yang sangat Hebat, Tips boleh dicoba.salam sukses

    BalasHapus
  26. Postingan yang sangat Hebat, Tips boleh dicoba.salam sukses

    BalasHapus
  27. Terimakasih....mesti pake skbdn nih...thks....salam kenal..Gada Bina Usaha

    BalasHapus
  28. mohon penjelasan ; sebuah kontraktor pekerjaan konstruksi, dalam hal ini mengerjakan proyek milik pemerintah berdasarkan SPK. kemudian kontraktor ini, mengundang pihak ke tiga untuk membantu mendanai pekerjaannya. namun pihak ke tiga ini memintah agar kontraktor ini harus menerbitkan SKBDN. pertanyaan saya ; Apakah SKBDN bisa terbitkan? bagaimana mekanismenya mas? tx alexander.

    BalasHapus
  29. wah kagak paham yang beginian gan,, nyimak aja dech gan,, :)

    BalasHapus
  30. I got what you convey, thanks for swing up. Woh I am willing to judge this website finished google. Thanks For Share.

    BalasHapus
  31. trims banyak, saya jadi faham soalnya saya baru secara langsung mendapatkan kerja yang ada hubungannya dengan LC dan SKBDN ini

    BalasHapus
  32. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  33. saya todak begitu paham tentang ekonomi, saya ikut menyimak dan belajar

    BalasHapus
  34. semoga gak ada yang ketipu gan,,

    BalasHapus
  35. Hingga saat ini, tidak semua Bank memiliki sikap (kemauan ?) yang sama terhadap transaksi nasabah yang menggunakan fasilitas L/C atau SKBDN ini. Semua tergantung dari preferensi risiko yang dimiliki oleh pribadi dari bank (cabang) masing-masing, atau bahkan, tergantung pimpinan cabang dari bank masing-masing. Begitu juga tingkat "willingness to co-operate" nya.

    BalasHapus
  36. Infonya sangat menarik banget gan untuk gua simak thanks infonya...!

    BalasHapus
  37. infonya sangat menarik gan untuk disimak thanks :)

    BalasHapus
  38. stelah sayan baca artikelnya sangat menarikkk thanks gan

    BalasHapus

  39. stelah saya baca memang artikelnya sangat menarik untuk disimak, sukses terus gan

    BalasHapus

  40. informasi yang sangat menarik dan bermanfaat bagi saya thanks gan

    BalasHapus

  41. ditunggu artikel terbarunya gan, sangat menarik untuk dibaca B)

    BalasHapus

  42. infonya sangat menarik gan untuk disimak thanks :)

    BalasHapus
  43. stelah sayan baca artikelnya sangat menarikkk thanks gan

    BalasHapus


  44. stelah saya baca memang artikelnya sangat menarik untuk disimak, sukses terus gan

    BalasHapus

  45. makasih infonya semoga dapat bermanfaat untuk semua orang..

    BalasHapus
  46. artikel yang patut di acungkan jempol, kata-kata yang tersusun rapi jelas dan mudah di mengerti, banyak di butuhkan orang teruma saya pribadi, terima kasih atas segala kebaikan anda yang anda berikan melalui tulisan ini.

    BalasHapus
  47. ditunggu ea gan artikel slanjutnya :)

    BalasHapus
  48. setelah saya baca seluruh artikel dan akhirnya saya menemukan apa yang saya cari selama ini. saya ucapkan terima kasih ini semua berkat anda. salam kenal dan salam sukses

    BalasHapus


  49. ditunggu artikel selanjutnya gan

    BalasHapus
  50. stelah saya baca memang artikelnya sangat menarik untuk disimak, sukses terus gan

    BalasHapus

  51. infonya sangat menarik gan untuk disimak thanks :)

    BalasHapus
  52. stelah sayan baca artikelnya sangat menarikkk thanks gan

    BalasHapus
  53. terima kasih banyak atas imformasinya ini sangat bermanfaat khususnya untuk saya pribadi, sukses ya gan..

    BalasHapus
  54. kwalitas yang penting dalam suatu artikel dan itu ada dalam artikel anda ini, hebat gan. lam kenal dari saya.

    BalasHapus
  55. infonya benar-benar sangat menarik gan thanks

    BalasHapus
  56. setelah saya menyimak smua isi artikel anda dan saya ucapkan beribu terima kasih, berkat artikel ini, ilmu dan pengetahuan saya jadi bertambuah, semoga bermanfaat. salam kenal gan dari saya.

    BalasHapus
  57. artikel yang sangat bagus sekali dan tentunya sangat bermanfaat untuk pembaca khususnya saya pribadi, terima kasih salam kenal dan sukses selalu.

    BalasHapus
  58. infonya sangat menariiik banget gan

    BalasHapus


  59. ikut komen gan,, infonya sangat menarik gan... thanks

    BalasHapus
  60. ikut komen artikel nya gan, menurut saya infonya sangat menarik untuk disimak...

    BalasHapus

  61. ikut saran ea gam menurut saya artikelnya sangat berkualitas dan menarik

    BalasHapus

  62. ikut komen ea gan infonya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  63. artikel yang patut di acungkan jempol, kata-kata yang tersusun rapi jelas dan mudah di mengerti, banyak di butuhkan orang teruma saya pribadi, terima kasih atas segala kebaikan anda yang anda berikan melalui tulisan ini.

    BalasHapus
  64. ikut komentar ea gan infonya sangat bagus

    BalasHapus

  65. ikut komentar ea gan infonya sangat bagus

    BalasHapus

  66. wiih menarik gan artikelnya

    BalasHapus

  67. ditunggu gan artikel selanjutnya, nice gan atrikelnya

    BalasHapus

  68. ditunggu gan artikel selanjutnya, nice gan atrikelnya

    BalasHapus

  69. ini baru info yang menarik gan

    BalasHapus

  70. makasih atas infonya semoga dapat bermanfaaat gan dan suksek selalu

    BalasHapus

  71. menarik banget artikelnya ditunggu artikel selanjutnya

    BalasHapus

  72. informasinya sangat menarik gan

    BalasHapus

  73. artikelnya sangat bermanfaat gan :)

    BalasHapus

  74. makasih infonya semoga bermanfaat gan

    BalasHapus

  75. sukses terus gan ditunggu artikel selanjutnya

    BalasHapus

  76. terima kasih banyak atas imformasinya ini sangat bermanfaat khususnya untuk saya pribadi, sukses ya gan..

    BalasHapus
  77. Great! Love this kind of posts because you end up knowing more people and find out great inspiration!   Online Travel Agencies

    BalasHapus
    Balasan
    1. pak pada tanggal 13 November 2013 ada impor pupuk mop pas pengajuan dokumen ke bea cukai menurutnya invoice yg ada nilainya kurang dengan harga pasar menurut data bea cukai kami sudah melampirkan sales contrac dan po tapi pihak bea cukai minta LC utk meyakinkan nilai invoice apakah beda nilai invoice yg di LC dan yg tertera di sc sistim pembayaran dgn TT 120 stlh tgl invoice

      Hapus
  78. Thanks infonya sangat bermanfaat sekali buat saya, di tunggu ea artikel selanjutnya :D

    BalasHapus

  79. Infonya sangat bermanfaat sekali...

    BalasHapus
  80. artikel yang anda tulis di blog ini, sungguh sangat memotivasi diri saya untuk trus berkarya, terima kasih semoga kebaikan anda mendapatkan balasa yang lebih baik.

    BalasHapus
  81. wah infonya kerennnnn sob suksek selalu ea,,,

    BalasHapus
  82. Nice, artikelnya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  83. Saya baru dengar tentang perdagangan menggunakan letter of credit (L/C) dan Surat Kredit berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), terimakasih infonya ya,

    BalasHapus
  84. Apa pengertian L/C A.S, payble upon presentation of onboard Bill of lading

    BalasHapus
  85. info soal perdagangna ini patut dishare tuk banyak orang

    BalasHapus
  86. infonya selalu saja menarik dan ditulis sangat panjang

    BalasHapus
  87. baru tahu saya om, hehehe ternyata penting juga yah L/C, dengan membaca artikel ini semoga orang-orang paham tentang perdagangan luar negri

    BalasHapus
  88. http://www.tokokaintenunjepara.com/

    http://www.kaintenunikat.com/
    http://www.tourkarimunjawaisland.com/
    http://jualfurniturejepara.com/

    BalasHapus
  89. Artikel yang sangat lengkap, jadi cape bacanya. heee

    BalasHapus
  90. Terima kasih atas infonya ...
    Salam kenal ...
    jangan lupa kunjungin balik ya ...

    BalasHapus
  91. ribet juga yah gann -_- nanti coba ane kaji deh, thanks gan :D

    BalasHapus
  92. postingan sangat menarik, terima kasih sudah berbagi informasi ini dengan kami, ini merupakan cara berpikir terbaik untuk menulis.

    BalasHapus

 
Toggle Footer
Top